Oktober 04, 2016

WAHID CURHAT TTG KELAS MEREKA!!!!


Banyak hal yang harus kalian tau tentang kelas kami, biar kalian semua enggak salah sangka, salah paham, dan "salah asuhan"
---

Pernah mikir pengen jadi kami? ( ini adminnya kepedean banget wahid punya fans)
Oke, mungkin sebagian kalian ADA yang pengen kayak kami . Hemmm...

Jadi kami itu sebenernya enggak terlalu enak. Bukwali nya memang baik, baiiiiik banget. Sanking baiknya kita enggak ngerti bedain dia lagi marah atau lagi ngasi tau. Tiap hari kita ngenes!!!!!

Dan semua kegalauan kami berawal dari kata "RUJUKAN"
RUJUKAN itu nge-buat kami serasa kayak berada di zaman jepang dan belanda yang sedang mengalami fase kerja paksa dan kerja rodi banting tulang cari rezeki tanpa digaji. Rasanya itu sakit.
Karena  kata "RUJUKAN", di sekolah yang katanya kita cintai ini, jadi banyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk banget lomba. Nguras tenaga, nguras waktu, dan yang pasti nguras duit gueeee makk!

Dan kalian semua harus tau gimana rasanya di "NASEHATI DENGAN BAHASA YANG SEDIKIT

MARAH".

Dia bilang kami harus jadi contohlah, jadi inilah, rujukanlah, segala macamlah. Yang akhirnya, itu semua bermuara keeeeeee kita yang diskusi tentang
GIMANA
CARANYA
 BIKIN
RAK
BUKU?

Kita capek tiap hari harus kumpul jam 2. Tokok sini, tokok sana, cat sini, cat sana, low bajet, low dana, kami lelah, kami resah, kami galau, kami gunda gulana. (mulai ngaco').

Kita pasang pohon buat nempelin harapan dan foto - foto
kita. Tapi enggak jadi karena fotonya enggak tahu kapan bakalan di print. Akhirnya pohonnya hanya sebagai wall stiker yang jelek dan kamseupay.

Karena rencana awal gagal, kita fokus ke pojok buku. Eh? Kita malah bikin tengah buku. Raknya melintang, membujur, berputar sana, bercabang sana, meliuk sana, menggeliat sana, enggak terarah, enggak simetris, low bahan, low papan, no beli - beli, no tempa - tempa, cat sisa sisa, akhirnya jadi juga.

Akhirnya pohon dan pojok bukunya siap juga. Dan sumpah, setelah hal tersebut terjadi, SMANSA BOOM MENGHIAS KELAS

WHY?
WHAT'S WRONG WITH YOU?
WHAT ARE THEY DOING?

Kita bingung, loh kok? Emang ada lomba menghias kelas????? Kok kelas lain pada hebohh, kelas dihias, dipercantik, di tempelin warna warni, mendadak anak smansa jadi kretip. Yang kita kira cuma bikin pojok buku aja?????

Akhirnya kita galau lagiii.

Bukwali pun meNASEHATI DENGAN NADA SEDIKIT MARAH,

"lengkapilah bagian kelas kalian yang rumpang ini dengan sesuatu yang pantas....

Kita yang uda capek banget, entah mau gimana lagi. Ini kelas mau diapain lagi coba? Mau disalon biaar cantiks? Belum lagi banyak baba berkomentar tentang kelas kami, yang inilah, yang itulahlah, terlalu inilah, kurang itulah, harusnya ginilah, bukan begitulah, dan banyaaaaakkk lagi enggak bisa disebut satu - satu. Kita minta saran, dan sarannya itu :

"Ini kan tempat belajar, jadi sesuain sama kondisi kita juga. Mencerminkan pelajar, mencerminkan yang sesuai dengan usia kalian" begitulah kata beliau. Gara  gara ini, kita jadi nyadar kalo pohon hitamkelabu yang mengganggu itu bener bener bikin jelek. akhirnya kita copot dan kita cat ulang dinding kelas biar keliatan lebih bersih.

Kenapa enggak ngecat pake warna lain? Kita NO cat lain karena takut masuk DPR.

Saat semuanya bejalan lancar dengan kelelahan, keletihan, kepenatan, dan puih - puih keringat yang mengepul menjadi jerawat, Kami pun galau lagi gara - gara :

Energi endogen memaksa lempengen semen dengan kekuatan 0,5 skala rikter membusung naik memuncak macam kurva pelajaran MM, yang naik turun enggak jelas kayak hukum bacaan ikhfa (samar - samar). Terus dengan nafsunya dia macam orang yang hamil. Dan terciptalah, lantai kelas wahid yang gembung masuk angin gara - gara kebanyakan begadang nonton awukarin.

Sialnya lagi, itu lantai yang gembung kayak perut babi yang hamil 6 bulan PECAH. Pecah sejadi - jadinya. Kayak balonku ada lima rupa - rupa warnanya, hitam coklat kelabu kayak tipi zaman dulu.

Itu lantai memang dasar sialan. Enggak tahu apa kita enggak punya duit buat nutupin kejelek -annya.!!!!!!!!!! Lantainya pecah kayak puzzle, berkeping keping, tak bersatu, berpisah jarah, LDR-an.

Kita makin marsak dan pasrah.

"Bukwali..... kalo kita enggak menang nanti, jangan NASEHATI KAMI DENGAN NADA SEDIKIT MARAH, ya!!!!!!!!!!!! (Eh, untungnya enggak ada lomba mempercantik kelas)

Dan sau lagi yang pengen kita kasih tau ke kalian,

Kalo kita tambahan, jangan pernah masuk ke kelas kami, kalo enggak- kalian bakalan kena kutukan kegelapan. KEGELAPAN dan sekali lagi KEGELAPAN.

Kelas kami gelapnya kayak klub kafe remang - remang. Enggak kayak kelas kalian semua yang terang benderang bak matahari mendekat ke arah kalian dan menemani kalian sampe kalian gosong.


----


PESAN MORAL: CINTAI APA YANG TELAH KALIAN MILIKI, JAGA DIA DAN JANGAN LEPASKAN DIA   (cieee yang baper)

Udalah gitu aja. Biar kalian tahu gimana perjuangan kami yang agak loak dan penuh kisah tragis di dalamnya.

Ada beberapa momen tak terlupakan selama kerja lembur bagai qudha waktu menghias kelas wahid hmmm...

Semoga kalian yg melihat dapat memaklumi :))

Menghias kelas sambil ngerayain ulang tahun ipul (kiri) + kemal (kanan).
Yg berdua ini temen semeja yg posisi mejanya mojok di belakang.
Sangat strategis buat ngopek waktu ujian atau buat tidor waktu pelajaran MM sama buk E*mi. :)) BtW,,,, kue 1 buat berdua karna kami gk punya duet lagiii yaaa weee, abis uangnya buat beli bahan dekor :))

Yang ini gk taulah ntah ngapain. Akunya mikir orang ini mau foto bareng pohon itam kelabu yg kamseupay itu, tapi ternyata enggak. As always saipul yg megang hape.

Ini heboh bikin tulisan univ univ di dinding dong woiiii, UI, ITB, IPB, UGM, USU, UB, semualah dibikinnn,,, eceknya univ impian. Endingnya gk tulisannya di copot karna jelek,dekil,kamseupay juga :")

Ceritanya itu cinta segitiga antara Aan , pohon kamseupay, dan kemal. Lalu Raja sebagai penontonnya. 

Ceritanya Aan Kemal udah gk terjebak cinta segitiga sama pohon kamseupay. Terus datenglah si Delut berpose ria kayak meraih bintang dan impiannya di UI. Ucapan semangat tak lupa diberikan kepada Erak dan nurul yg guntingin huruf huruf x)

Capek kerja, berpose dulu laaaaa! Muka sombong abis banting tulang dan ngabisin uang beli karton, lem, origami.

Duhhh bingung dong milih 3 univ iniii,, Tapi aslinya gk ada yg masuk situ wkakakakak, 

Setelah berjuang mengorbankan darah, keringat, dan air mata.... akhirnya kelas wahid jadi juga "hiasannya". Wahhhh senangnyaa...
Pohon kamseupay sama tempelen gk jelasnya uda dicopot ya weiii, karna jelek dan feel kayak anak tk. Jadi nuansa kelas wahid lebih "dewasa" dan segerrr.

Kerennyaaa, di semua lomba yg diadain smansa, wahid menang semuanya dong woi! Ada yg menang juara 1, 2, 3 juara harapaaan. Karna kemenangan ini kita dapet duit lebih dari 1Jutaaaaa dongg hmmmm...

Memang yaaa, hasil tidak akan mengkhianati kerja keras. Ehhh bener gak sih? atau Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil (?)
Pokoknyaa itudahh.

Bangga sama wahid. See u on top guys 💎

Tidak ada komentar: